Showing posts with label Kuliner Unik Nusantara. Show all posts
Showing posts with label Kuliner Unik Nusantara. Show all posts

Thursday, July 4, 2019

Mie Gacoan: Sedap dan Pedasnya Mi Horor

Menu di warung Mie Gacoan (Sumber: Shot on Realme 2-www.kisahfoto.com)


Kuliner kontemporer di Jawa Timur, Bali, Yogyakarta, dan Jawa Tengah kini tengah diramaikan oleh hadirnya rumah makan (resto) khusus yang menyediakan menu dengan bahan dasar mi (mie). Perusahaan kuliner yang berbasis di Kota Malang, Jawa Timur, PT Pesta Pora Abadi, memperkenalkan produk kuliner khas mereka yang diberi nama “Mie Gacoan” melalui pembukaan 14 outlet  di empat provinsi di Jawa dan Bali.
Keberanian mereka untuk secara khusus melabeli produk kulinernya dengan nama brand  “Mi Gacoan” berbuah manis. Berawal dengan membuka outlet  di Malang, disusul dengan cabang pertama di Solo, dan kemudian diikuti cabang-cabang di kota-kota lain di Jawa dan Bali, dagangan mereka laris diserbu konsumen. Outlet-nya setiap hari disesaki oleh pengunjung.

Mie angel (Sumber: https://miegacoan.com)

Selain di Malang dan Solo, warung Mie Gacoan juga dibuka di Pasuruan, Kediri, Jombang, Mojokerto, Madiun, Tulungagung, Blitar, Ponorogo, Ngawi, Yogyakarta (2 cabang), dan Denpasar. Seperti namanya, masakan andalannya adalah mi yang berbahan dasar tepung (terigu) dengan menu ekstra berbagai jenis dim sum. Disediakan juga berbagai jenis minuman hangat dan dingin.
Mi Horor
Trend  membuat merek (brand) dan produk kuliner yang aneh dan nyeleneh  makin menguat dengan hadirnya Mi Gacoan. Menambah panjang daftar kuliner unik dengan tidak mengenyampingkan citarasa dan service  kepada konsumen, Mi Gacoan cukup sukses merebut perhatian para penggemar kuliner terutama dari kalangan anak muda. Mereka juga cukup berhasil dalam memenuhi kebutuhan selera konsumen dengan sajian mi khas garapannya.

Mie setan (Sumber: https://miegacoan.com)

       Nama “Mie Gacoan” yang sudah unik (untuk ukuran produk kuliner) kian terasa aneh setelah pengunjung tahu nama-nama jenis mi yang dipajang sebagai pilihan. Setidaknya ada tiga jenis mi yang ditawarkan kepada pengunjung, yakni mie angel, mie iblis, dan mie setan; selain makanan normal lainnya, yakni dim sum. Nama-nama minumannya tidak kalah menakutkan: ada es genderuwo, es kuntilanak, es tuyul, es pocong, dan es sundelbolong; selain minuman lumrah lainnya (susu).

Mie iblis (Sumber: https://miegacoan.com)

Praktis, makanan dan minuman andalan warung Mie Gacoan didominasi oleh nuansa horor yang “mengerikan”. Namun, di tengah kegandrungan anak muda terhadap kuliner yang unik dan absurd, nama-nama mengerikan itu justru sering terasa jenaka dan menggelikan. Dan lebih dari itu, menantang serta mengundang rasa penasaran yang besar untuk berkunjung dan mencoba mencicipinya.
Pedas dan Sedap
Harga untuk semua jenis makanan dan minuman di warung Mie Gacoan cukup terjangkau. Hampir semua jenis makanan dan minuman dipatok dengan harga sama atau di bawah Rp10.000,00. Harga yang relatif murah dan terjangkau diharapkan dapat menarik minat para pelajar dan mahasiswa (yang memang menjadi bidikan utama warung ini) menjadi konsumen yang setia.

Pangsit goreng (Sumber: https://miegacoan.com)

       Banyaknya pengunjung yang datang setiap hari menunjukkan berhasilnya warung ini dalam menarik pembeli, utamanya kaum muda. Harga yang terjangkau dan citarasa yang enak menjadi faktor penentu sukses Mie Gacoan. Testimoni dari beberapa pengunjung mengindikasikan kepuasan mereka dengan rasa yang diberikan oleh makanan dan minuman warung ini.

Lumpia udang (Sumber: https: miegacoan.com)

       Hidangan mi dari Mie Gacoan cukup khas dan sedap (enak). Tiga jenis mi yang disajikan memiliki rasa yang berbeda-beda: mie angel bercitarasa gurih, mie setan cenderung asin, dan mie iblis cenderung manis. Mie setan dan mie iblis yang sempat penulis cicipi (di outlet  cabang Solo), meskipun memiliki kecenderungan rasa yang berbeda, tetap terasa memiliki basis rasa yang sedap.  

Udang keju (Sumber: https://miegacoan.com)

Satu hal yang unik dari mi ini adalah kombinasi antara taburan (topping) daging ayam cincang/giling dan sambal cabai dengan tingkatan rasa pedas yang bergradasi. Pengunjung dapat memilih mie setan atau mie iblis dengan level rasa pedas yang bertingkat-tingkat: dari level 0 sampai dengan level 4 dan 5 (makin tinggi levelnya makin pedas), sedangkan mie angel dimasak dan disajikan tanpa rasa pedas. Untuk menambah rasa, disediakan juga aneka dim sum  yang menggiurkan: siomai, udang keju, udang rambutan, lumpia udang, pangsit goreng, ceker, dan kaicak.

Es pocong (Sumber: https://miegacoan.com)

Untuk minuman, rasanya juga sepadan dengan harga yang dipasang. Es genderuwo dan es kuntilanak yang sempat penulis nikmati, rasanya cukup enak dan menyegarkan. Es genderuwo di lidah terasa seperti es campur atau es teler, sedangkan es kuntilanak lebih menyerupai es lemon tea. Kekhasan minuman dingin di warung ini adalah ke dalamnya ditaburkan irisan berbagai jenis buah segar: stroberi, pepaya, belimbing, jeruk, dan sebagainya.

Es tuyul (Sumber: https://miegacoan.com)

 Untuk para penggemar mi kalangan anak muda sekolahan dan kuliahan, Mie Gacoan dapat menjadi penawar selera yang cukup representatif. Kendatipun jenis mi yang disediakan sementara ini belum banyak dan variatif, setidaknya citarasa yang diberikannya sudah memenuhi standar serta harganya juga terjangkau. Dengan hadir di 13 kota, Mie Gacoan juga relatif dapat menjaring para penggemar kuliner mi di berbagai daerah.

Alamat Mie Gacoan di berbagai kota
n Madiun
Kapten Saputra 37, Madiun 63132 (Telepon 0813-5954-8855)
n Kediri
Mayjend Sungkono 16, Kediri 64129 (Telepon 0813-5954-8855)
n    Mojokerto
Jalan PB Sudirman 55C, Mojokerto 61313 (Telepon 0813-5954-8855)
n    Tulungagung
Jalan Teuku Umar 12, Tulungagung 66211 (Telepon 0813-5954-8855)
n    Pasuruan
Jalan Slagah 1, Pasuruan 90000 (Telepon 0813-5954-8855)
n    Malang
Jalan Kendalsari Barat No. 18, Malang 65141 (Telepon 0813-5954-8855)
n    Jombang
Jalan A. Dahlan, Pusat Bisnis “The Eighteen”, Jombang (Telepon 0813-5954-8855)
n    Solo
Jalan Cipto Mangunkusumo 19, Solo (Telepon 0813-5954-8855)
n    Yogyakarta 1
Ruko Raflesia B5–B6 Babarsari, Yogyakarta 55281 (Telepon 0813-5954-8855)
n    Yogyakarta 2
Jalan Colombo Baru No 1A, Caturtunggal, Depok, Sleman (Telepon 0813-5954-8855)
n    Ponorogo
Jalan Diponegoro 10, Ponorogo 63414 (Telepon 0813-5954-8855)
n    Blitar
Jalan Kalimantan 102, Blitar (Telepon 0813-5954-8855)
n    Denpasar
Jalan Tukad Pakerisan No. 76, Panjer, Denpasar (Telepon 0817-0369-8889)
n    Ngawi
Jalan J.A. Suprapto 19, Ngawi (Telepon 0813-5954-8855)

Saturday, January 19, 2019

Makanan Khas Jawa Barat: Peuyeum

Peuyeum (Sumber: http://www.apasih.web.id)


Indonesia kaya akan kuliner khas tradisional. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki makanan/minuman atau kuliner khas. Tidak hanya disukai oleh masyarakat lokal yang bersangkutan, makanan khas daerah seringkali juga digemari oleh masyarakat daerah lain dan bahkan juga turis mancanegara yang datang berkunjung.

Jawa Barat merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan kuliner khas tradisionalnya. Kuliner khas dari daerah ini banyak diakui memiliki cita rasa yang enak dan unik serta telah pula menyebar ke daerah-daerah lain. Berikut ini saya “hidangkan” ke hadapan Anda produk kuliner khas dari provinsi asal masyarakat Sunda ini, yakni peuyeum.

Peuyeum termasuk produk kuliner yang “aneh”. Peuyeum hanyalah terbuat dari ketela pohon (singkong), tetapi sangat terkenal sebagai makanan khas dan unik dari Jawa Barat. Makanan ini tidak lain adalah tapai dari singkong yang difermentasi.

Tapai singkong sebenarnya tidak hanya dibuat dan dikonsumsi di Jawa Barat, melainkan juga hampir di seluruh Pulau Jawa. Namun, tapai singkong ala Jawa Barat ini (peuyeum) berbeda dengan umumnya tapai di Jawa atau di Indonesia. Peuyeum merupakan tapai singkong dengan tampilan kering dan berbentuk lonjoran singkong utuh yang telah dikupas dan difermemntasi, sedangkan tapai singkong lainnya di Jawa umumnya memiliki tampilan basah serta telah dipotong-potong.

Kios penjual peuyeum (Sumber: triispranoto-detik.com)

Oleh karena wujudnya yang kering dan utuh, peuyeum dapat diikat dan digantung. Sebagai oleh-oleh khas Jawa Barat, makanan yang didominasi rasa manis ini biasanya dipajang dengan cara digantung di kios-kios tepi jalan. Ini berbeda dengan tapai singkong lain di Jawa yang umumnya basah, berujud potongan-potongan kecil, dan dibungkus dengan daun pisang.

Proses pembuatan peuyeum secara garis besar sama dengan pembuatan tapai singkong umumnya. Umbi singkong utuh dikupas kulitnya, kemudian dikukus hingga empuk. Untuk proses fermentasinya, singkong yang sudah matang dibaluri atau ditaburi ragi (Saccharomyces cerevisiae). Setelah proses fermentasi selesai, singkong telah menjadi peuyeum dan siap dikonsumsi.


Saturday, January 5, 2019

Mi Ayam dengan Tampilan Warna Mi yang Beraneka Ragam

Mi ayam pelangi (Sumber: http tipskulineryangtakrugi.blogspot.com)


Saat ini produk kuliner yang bernama mi ayam sudah meluas ke mana-mana. Seperti halnya bakso, mi ayam tampaknya sudah menjadi makanan nasional yang dibuat, dijual, dan dinikmati di seluruh nusantara. Mi ayam dinikmati dan digemari oleh masyarakat Indonesia dari semua kalangan dan  tingkatan usia.

Melalui kreativitas dan inovasi, mi ayam dapat dibuat dengan tampilan dan citarasa yang berbeda. Dengan bahan dan bumbu dasar yang tetap sama, tampilannya dapat diinovasi dengan gaya baru, terutama mi sebagai bahan utamanya. Di beberapa kota, tampilan mi pada mi ayam dihidangkan dengan warna baru, tidak lagi dengan warna klasik kuning keputih-putihan.
·          Mi Ayam Hitam
Di Jakarta dan beberapa daerah ada warung yang menyediakan mi ayam dengan sajian mi yang berwarna hitam. Warna hitam pada mi di warung ini tidak berasal dari bahan kimia, melainkan dari tinta yang berasal dari cumi-cumi. Dengan demikian, warna hitam pada mi dapat menambah atau menaikkan citarasa mi ayam secara keseluruhan karena, seperti kita ketahui, cumi-cumi sendiri merupakan seafood yang dagingnya sangat lezat.
Sumber: https://ramesia.com

·          Mi Ayam Pelangi
Adapun di beberapa kota, ada warung yang menyajikan mi ayam pelangi. Sebagaimana namanya, yakni mi ayam pelangi, mi ayam ini tampilan warna minya bermacam-macam: ada hijau, jingga, kuning, ungu dan sebagainya. Warna yang ditampilkan juga berasal dari bahan-bahan alami, seperti sawi atau bayam (untuk warna hijau), kunyit (kuning), wortel (jingga/oranye), dan ubi jalar (ungu).

Sumber: kurio.co-foodiarysemarang


Friday, July 13, 2018

Kekhasan dan Kelezatan Soto yang Dihidangkan dengan Batok Kelapa

Warung Saoto Bathok Mbah Katro (Tribun Jogya/slowtravelid.blogspot.com/lewanglewung.blogspot.com)

Nasi soto umumnya dihidangkan dengan mangkuk kaca atau porselen. Namun, tidak demikian halnya penyajian soto di sebuah warung soto di Yogyakarta. Di warung Saoto Bathok Mbah Katro, kita dapat menemukan nasi soto dihidangkan dengan cara dan gaya yang lain, yakni disajikan dengan mangkuk bathok (mangkuk yang terbuat dari tempurung atau batok kelapa).
Warung Saoto Bathok Mbah Katro berlokasi di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Berada di pinggiran sawah dan bernuansa pedesaan yang asri dan semilir, warung ini berusaha memberikan pelayanan kuliner yang berbeda kepada para penggemar soto. Nasi soto berikut kelengkapannya (sambal dan jeruk nipis) disajikan di atas mangkuk dan piring kecil dari batok, sedangkan lauk-pauknya (tempe goreng, telur puyuh tusuk, usus tusuk, dan sebagainya) dihidangkan dengan mangkuk gerabah.
Penyajian khas nasi soto batok ala warung Saoto Bathok Mbah Katro (travelingyuk.com)

     Fenomena itu memberikan nuansa yang benar-benar natural, hal yang seringkali diidam-idamkan oleh para penggemar kuliner dari kota-kota besar. Ditambah lagi dengan bangunan warung yang dominan terbuat dari bahan bambu serta dikelilingi oleh sawah, warung Saoto Bathok Mbah Katro sungguh cocok untuk para pemburu kuliner yang menyukai makanan pedesaan yang sederhana, tetapi memberi impresi (kesan) yang unik dan alami. Lebih dari itu, nasi soto yang disajikan warung ini juga memiliki citarasa yang enak.
Nasi soto batok Mbah Katro terdiri atas nasi putih, kuah kaldu sapi, tauge (kecambah), irisan daun seledri, irisan bawang merah goreng, dan irisan daging sapi. Dengan kuah bening berikut irisan daging sapinya, soto batok Mbah Katro terasa segar dan tidak berlemak saat diseruput. Kuah yang terbuat dari kaldu daging sapi juga terasa sedap dan gurih.
Dapat disantap dengan berbagai macam lauk (travelingyuk.com-traveling.maslatip.com)

Ditambah dengan kecap manis, sambal, dan air jeruk nipis, soto batok Mbah Katro menjadi menu sarapan atau santap siang yang nikmat. Anda juga dapat melengkapinya dengan lauk tempe goreng, telur puyuh tusuk, dan usus ayam tusuk. Disantap di tengah warung yang dikelilingi sawah yang hijau dengan terpaan angin yang semilir, nasi soto ini memberikan kenikmatan dan kekhasan yang sangat menyenangkan kepada para pembeli.
Harga soto dan makanan di warung Mbah Katro ini pun tergolong sangat murah. Seporsi nasi soto hanya dibanderol dengan harga Rp5.000,00. Tempe goreng dihargai Rp500,00, sedangkan telur puyuh tusuk Rp1.000,00 serta usus tusuk Rp2.000,00. Warung buka pukul 06.00–16.00 WIB. 

    Hampir setiap hari warung Saoto Bathok Mbah Katro diserbu oleh banyak pembeli. Mereka datang dari berbagai kawasan di sekitar Sleman dan Yogyakarta serta sebagiannya lagi tampaknya juga dari luar Provinsi DIY. Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta, Anda tidak akan rugi untuk turut masuk dalam barisan penyerbu warung soto unik ini.